Terselip di tengah lalu lalang kendaraan, ada Kaysan Cafe dengan sejuta menu

Terselip di tengah lalu lalang kendaraan, ada Kaysan Cafe dengan sejuta menu

Berawal dari pisang goreng keju yang dibawa oleh seorang teman pada sebuah acara karena rasanya yang cukup memanjakan lidah saya pun mengobrol panjang lebar dengan seorang ibu muda yang berhijab cukup panjang ternyata pisang goreng keju tersebut buatan suaminya, iya pun membuka usaha kuliner yang bernama Kaysan cafe.

Saat komunitas yang saya ikuti hendak mengadakan kopdar, maka Kaysan Cafe menjadi tempat pilihannya. Maka inilah waktu yang tepat untuk mencicipi beragam kuliner yang disediakan oleh cafe ini maka saya pun menanyakan apa Menu andalan dari Cafe ini dan ternyata adalah iga bakar namun karena saya kurang tertarik dengan menu tersebut maka saya menanyakan menu apa yang best seller di cafe ini dan ternyata menu yang paling sering dipesan ada 2 yaitu kuetiaw dan puyunghai karena sudah lama tidak mencoba fuyunghai maka saya pun memesan fuyunghai seafood. Sambil menunggu hidangan maka saya menggali informasi lebih lanjut dari perempuan berjilbab panjang ini yang akrab disapa dengan Teh Yanti.

Ibu muda ini pun menuturkan bahwa dulu suaminya pernah bekerja di beberapa restoran sehingga memiliki keahlian dalam memasak dan pada akhirnya memberanikan diri untuk membuka Cafe Kaysan ini. Cafe ini terletak di daerah panembong tepatnya di sebelah Alfamart panembong yang hanya berjarak kurang lebih 100 meter dari bundaran Cianjur. Di Cafe ini tersedia dua pilihan tempat untuk menikmati sajian kuliner yaitu yang berupa lesehan dan yang menggunakan meja dan kursi. Karena komunitas kami ini cukup besar maka kami memilih lesehan, suasananya cukup nyaman dan terdapat mushola kecil tetapi sayangnya jika Anda duduk di bagian ujung dalam pencahayaan terasa sangat minim karena cenderung gelap karena satu-satunya sumber cahaya dari arah luar Cafe dan karena rombongan kami kurang lebih 20 orang sehingga cahaya dari luar pun oleh teman-teman saya. uniknya lagi adalah bagian dapurnya yang biasanya terletak pada bagian belakang dapurnya ini terletak di bagian depan sehingga kita bisa melihat proses memasaknya. Menurut pengamatan saya hal itu sepertinya untuk memudahkan bagi orang yang mau memesan tanpa perlu jalan jauh ke bagian dalam Cafe, karena tempat pemesanan menyatu dengan dapur. Setelah menunggu agak lama karena memang kelompok kami ini ada 20 orang, terlihat beberapa orang karyawan bekerja dengan sigap & nampaknya cukup kewalahan untuk memasak dan menyajikan makanan.

Ketika tiba fuyunghai seafood pesanan saya tiba, maka mulai lah saya “menganalisa” dari segi tampilan biasa saja tidak ada yang bisa dibayangkan. Saat saya mencoba fuyunghai ini rasa asam manisnya itu dominan sehingga terasa segar di lidah di hari yang panas ini. Tekstur dari Fuyunghai nya pun terasa lembut namun saya kurang bisa merasakan cita rasa dari udang yang terdapat di Fuyunghai ini karena memang rasa asam manis nya lebih dominan. Pada daftar menu terdapat berbagai macam pilihan jenis makanan minuman dan makanan penutup saya memilih jus alpukat sebagai minumannya yang juga merangkap sebagai makanan penutup. Saya cukup menikmati hidangan ini maka saya pun menyarankan untuk makanan penutup yang berupa pisang goreng keju dan lain sebagainya. Saya menyarankan kepada Teh Yanti agar cafe nya didaftarkan di grabfood sehingga cafe Kaysan ini bisa lebih dikenal.

One thought on “Terselip di tengah lalu lalang kendaraan, ada Kaysan Cafe dengan sejuta menu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *