CHICOBA, Kafe di ketinggian dengan konsep area semi terbuka

CHICOBA, Kafe di ketinggian dengan konsep area semi terbuka

Saya tidak sengaja menemukan sebuah kafe yang bernama CHICOBA. kafe ini terdapat di lantai 2 dan 3 dari sebuah bangunan yang terdapat dipojok perempatan jalan. Lantai dasarnya digunakan sebagai toko handphone sehingga untuk masuk ke kafe ini terdapat tangga tepat disebelah toko handphone tersebut. Lokasinya yang terletak di perempatan jalan Mangun Sarkoro ini hanya berjarak kurang lebih 100 meter dari Masjid Agung dan alun-alun Cianjur.

Karena lokasinya yang terdapat di perempatan jalan Mangunsarkoro yang merupaka jantung dari kota Cianjur maka pemandangan kota Cianjur bisa terlihat jelas dari lantai 2 maupun 3. Pada lantai 2 terdapat area balkon sehingga kita dapat menikmati hidangan denga pemandangan kota CIanjur. Di lantai 3 tampak berbeda karena tidak ada jendela maupun tembok pada bagian luar sehingga bangunan ini terkesan semi open area. Saat saya berkunjung waktu sudah menjelang maghrib hingga kafe tersebut diterangi oleh lampu-lampu bohlam yang berwarna kekuningan sehingga memberikan kesan hangat dan cozy.

Untuk menu yang disajikan itu terdapat banyak pilihan mulai dari chicken wing, nasi soto ayam, nasi ayam Geprek, nasi goreng, spaghetti Indomie dan camilan berupa bala-bala, pisang goreng coklat dan ada juga roti pisang bakar dan untuk minuman yang disediakan berbagai macam teh, kopi dan Mojito.  Untuk dessert juga disediakan.

Setelah menunggu cukup lama setidaknya 15 menit menurut saya terlalu lama, karena saya perhatikan di dapurnya memiliki kitchen crew yang cukup banyak. Akhirnya ayam geprek pedas keju pesanan saya pun tiba, dari segi  tampilan cukup menarik namun sekarang saatnya vonis sesungguhnya. Saat ini banyak kafe yang hanya  mengandalkan tempat yang instagramable sedangkan dari segi sajian menu dan rasanya pun biasa saja.

Begitulah yang terjadi disini, tidak ada rasa yang spesial yang dapat memanjakan lidah saya dan dengan porsi ala kafe, maka perut saya yang tipe “warteg” pun merasa sangat sedih. Sebagai penggemar sajian ayam geprek maka Ayam Geprek Ngeunah kang Yundi masih tetap yang terbaik dan ternikmat yang pernah saya cicipi.

Namu hal tersebut tentu berbeda bagi kawula muda karena tempat ini adalah tempat nongkrong yang stylish dan nyaman dengan konsep semi area terbuka dengan menu dan harga yang masuk akal, cocok buat kamu-kamu yang pengen nongkrong bareng temen-temen kamu.

 

Baca Juga: Ayam Geprek Ngeunah “Compliment for the Chef”

Link: bit.ly/ngeunah

2 thoughts on “CHICOBA, Kafe di ketinggian dengan konsep area semi terbuka

  1. Kapan ke Chicoba? Padahal saya dan keluarga tadi juga dari sana. Iya sajiannya lama ya… Anak2 saya aja tadi udah kesal dan keringetan.
    Kalau tahu ke sana kita ketemuan deh
    Hahaha…

    1. Awal bulan Juli kalo gak salah kesananya, itujuga gak sengaja “nemu” kafe itu.

      Kayanya cook nih teh buat kumpul-kumpul Blogger cianjur…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *